Tampilkan postingan dengan label curahan hati anak perempuanmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curahan hati anak perempuanmu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 September 2017

Bersinarlah

Assalamualaikum sahabat sholihah semua, hari ini aku ingin menceritakan sekilas tentang kisah hidup yang mungkin diantara kita merasakan hal yang serupa.
Setiap wanita menginginkan hal yang sama yaitu bisa merasakan bagaimana membangun bahtera rumah tangga bersama keluarga kecilnya kelak, namun wanita hanya bisa menanti dan menunggu waktu itu akan tiba. Terkadang diantara kita ada yang merasa malu dan menjadi pesimis terhadap perkataan orang2 di sekitar kita. Namun bagiku perkataan2 tersebut akan aku jadikan sebagai motivasi untuk diriku agar nantinya akan aku buktikan kepada mereka bahwa aku bisa lebih dari yang mereka katakan.
Aku ingin menjadi beda dari mereka semua, mereka yang selalu bangga dengan mempunyai seorang pasangan dan membawa kesana kemari, namun bagi diriku itu bukanlah hal yang membuat diriku bisa jatuh dan tidak lagi optimis.
Aku seorang Mahasiswa dan aku harus bisa lebih dari mereka semua, walaupun mereka menganggap aku wanita yang tidak ada apa2nya dibandingkan dengan mereka, tetapi akan aku buktikan bahwa diriku pasti akan bisa lebih dari mereka. Kita tidak tau apakah nantinya jodoh atau maut yang akan menjemput kita dahulu, tetapi kita harus bisa mempersiapkan bekal kita untuk bisa selamat dunia wal akhirat.
Bercerita tentang wanita, wanita itu sabar dan sangat sabar dibandingkan laki-laki, wanita itu mudah rapuh, sangat sensitif terhadap hal apapun, tetapi wanita itu pada dasarnya seseorang yang sangat kuat dan tangguh, disamping itulah wanita membutuhkan sosok laki-laki yang bisa menguatkan dirinya.
Hari ini aku begitu merindukan ayahku, ayah yang telah lama pergi dari hidupku, setiap anak perempuan menginginkan Kasih sayang dan perhatian dari ayahnya, namun aku tidak seberuntung anak perempuan diluaran sana yang masih bisa merasakan dekapan dan pelukan seorang ayah. Andai aku bisa bertemu dengan ayah akan aku ceritakan semuanya, batapa sedih dan takutnya diriku saat ini. Ya Allah, aku berharap jadikan diri ini kuat dan tangguh dalam menghadapi cercaan demi cercaan yang datang pada diriku, Ya Allah jadikan diri ini kelak bisa bertemu dengan sosok laki-laki yang bisa membimbing ku ke jalan yang benar, yang bisa menerima keluarga dan semua kelebihan dan juga kekurangan yang ada pada diri ini, Ya Allah andai Engkau tau saat ini aku benar2 terpuruk atas apa yang terjadi pada diri ini. Berikan aku kekuatan Ya Allah agar ujian apapun itu aku bisa melewatinya dengan baik, Ya Allah jadikan diri ini bisa berguna di tengah2 masyarakat, yang bisa bermanfaat bagi orang banyak dan mampu membanggakan ayah dan ibu serta abang2 ku Ya Allah.  Aaaamiiiinn.

Rabu, 03 Mei 2017

Ibu, Ayah aku menyayangi kalian

19 April lalu tepat usiaku berumur 20 tahun, aku menyadari apa yang telah aku lakukan selama ini belum bisa memberikan yg terbaik untuk keluarga ku, terkhususnya ayah dan ibu ku, aku sekarang telah beranjak dewasa, yaa kedewasaan ku sekarang masih saja seperti anak-anak. Aku sadar aku belum bisa membanggakan keluarga ku terutama adalah kedua orang tua ku, dimana mereka adalah orang2 yang tak terlepas dari hidup kita.
Ibu adalah sosok perempuan yang tegar, kuat dan tak mudah lelah dalam mencari nafkah, karna dia seperti ayah bagiku, semenjak ayah telah meninggal  dunia ibu lah yang menanggung semua beban dalam keluarga, ibu adalah orang yang selalu kuat menghadapi cercaan hidup, bagiku ibu adalah segalanya, dialah yg menjadikan ku seperti ini, dia yang banting tulang agar dapat membahagiakan kami. Dia rela bertaruh nyawa demi ketiga anak nya, dia tak pernah malu kesana kesini mencari rezeky yang halal demi menghidupi kami, agar kami tidak menumpang dengan saudara2 kami. Ibu, sampai saat ini pun aku belum bisa membuat mu bangga, aku berharap suatu saat nanti aku bisa mengangkat derajat mu dimata orang-orang, agar engkau tidak  dianggap rendah oleh orang lain. Ibu aku menyayangi mu dengan setulus hatiku.

Ayah, lebih kurang 13 tahun kau tak berada disamping ku, kau tak pernah mendengarkan keluh kesahku, kau tak pernah mengusap air mataku disaat aku dalam kepedihan, kau tak pernah memelukku, menciumku layaknya seorang ayah. Ayah apakah kau tau, sekarang putri kecil mu telah beranjak dewasa, aku sungguh merindukanmu, merindukan sosok ayah yg perhatian terhadap anak perempuannya, merindukan setiap detik hanya ingin berada didekapan mu, aku seperti anak yang belum beruntung, aku ditinggalkanmu disaat aku belum mengerti apa itu Kasih sayang, ayah mengapa kau begitu cepat pergi, aku masih membutuhkan kehadiranmu untuk memberikan kekuatan dan perlindungan darimu.. ayah andai kau tau, bagaimana caranya jika kelak aku menikah bukan engkau yg menjadi wali ku, bukan engkau yeng mencarikanku pendamping hidupku, dan juga bukan engkau yang mengatakan apakah laki-laki itu baik atau tidaknya menjadi pendamping hidupku kelak. Ayah, disaat seperti ini aku begitu merindukanmu. Sungguh merindukanmu.. 😥😥

Bersinarlah

Assalamualaikum sahabat sholihah semua, hari ini aku ingin menceritakan sekilas tentang kisah hidup yang mungkin diantara kita merasakan hal...